Skip to Content

"Firman di Hati di Tengah Deru Digital"

20 سبتمبر 2026 by
"Firman di Hati di Tengah Deru Digital"
Pdt. Afriani A.Mantow,M.Th

Di era digital yang serba cepat ini, perhatian kita setiap hari direbut oleh deru Notifikasi, kebisingan informasi, dan hiruk-pikuk media sosial. Gawai di tangan seolah menjadi jendela utama dunia, sementara keheningan untuk mendengarkan suara Tuhan semakin sulit ditemukan. Akibatnya, jiwa kita sering kali terasa lelah, kering, dan kehilangan arah di tengah gelombang arus informasi yang tiada henti.

Namun, di tengah kebisingan dunia modern, Firman Tuhan tetap menjadi jangkar yang kokoh bagi jiwa. Mazmur 119:11 mengingatkan kita, "Aku telah menyembunyikan janji-janji-Mu dalam hatiku, supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau." Kata kunci di sini adalah "di dalam hati".

Menjaga Firman di hati berarti menaruh kebenaran Allah lebih tinggi daripada opini dunia maya. Ketika jemari kita terbiasa menggulir layar ponsel setiap pagi, biarlah hati kita terlebih dahulu "menggulir" dan merenungkan janji Tuhan. Firman yang tertanam di dalam batin akan berfungsi sebagai saringan rohani, menenangkan kecemasan, dan menuntun setiap langkah serta keputusan kita di tengah dunia digital yang penuh distraksi.





Berhala Modern di Ruang Keluarga
Mengembalikan Takhta Tuhan dalam Rumah Tangga Kita